Rabu, 11 Juli 2012

Program Investasi Sedekah, Benarkah?

Assalamu'alaikum wr. wb.
Bismillahirrahmaanirrahim

Entah kapan brosur yang saya dapat ini pertama kali dibuat. Brosur sebanyak 1 (satu) bundel yang terdiri dari 9 halaman itu mengajak bersedekah melalui Program Investasi Sedekah.
Judul kop-nya oke "Program Investasi Sedekah Ustadz Yusuf Mansur - Program Untuk Ummat"
Lebih hebatnya, ada tulisan 8 Milyar
Judul brosur 7 (Tujuh) Langkah Meraih Rizqi Melimpah dan Halal Insya Allah Sukses !
Pokoknya pada sampulnya sangat mempesona, dari mulai anjuran untuk membaca seluruh brosur, anjuran membaca dengan teliti dan informasi adalah lembaran nyata, dll.

Pada lembar ke-2 berisi tulisan : Ikhlas Beramal KEAJAIBAN MEMBERI CAHAYA QOLBU Seri Refleksi ISTADZ K.H. YUSUF MANSUR An Introduction to THE MIRACLE OF GIVING.
Isinya dimulai tanpa kalimat salam dan tanpa basmalah. (rada heran kan?)
Paragraf 1 berisi nama program dan impian menjadi orang yang sangat sejahtera dalam 4 bulan.
Paragraf 2 berisi impian barang mewah dan uang milyaran beserta jalannya yaitu investasi sedekah.
Paragraf 3 berisi pernyataan program ini bukan penipuan (kriminalitas) dan bukan rekayasa.
Paragraf 4 berisi keputusan untuk menjalankan program ini dengan niat lillahi ta'ala.
Penutup lembaran 2 ini ada salam penutup. (Hebat ya, salam pembuka tidak ada tapi penutup ada)

Pada lembar ke-3 & 4 berisi kisah dan kesaksian
Rata-rata isi kesaksiannya ya gitu deh, dimulai dari ketidak sengajaan lantas jadi jutawan karena uangnya beranak pinak dengan sendirinya. Mirip kayak sinetron, apalagi ada bumbu seorang yang kaya lalu jatuh miskin hingga diusir dari rumah dan akhirnya mendapatkan kekayaan kembali lewat program investasi sedekah ini.

Pada lembar ke-5, 6 & 7 berisi langkah-langkahnya
ada 2 langkah yang harus ditempuh. Langkah yang pertama yaitu LANGKAH DUNIA dengan melakukan sedekah melalui transfer kepada 4 orang @Rp. 20.000,- jadi total Rp. 80.000,- dan tidak lupa juga untuk mengkopi brosur tersebut untuk kembali disebar luaskan.
Langkah yang kedua yaitu LANGKAH LANGIT yang amarnya melaksanakan sholat wajib, sholat sunnah (tahajud, dhuha, dll.) juga puasa senin kamis dan rajin membaca Al-Qur'an minimal sehari 1 juz dan diutamakan QS. Al-Waqiah dibaca rutin. Seolah-olah kita meminta bantuan bala tentara langit untuk mewujudkan harapannya itu.
Kalau melihat pada langkah langit, memang hal yang biasa dilakukan muslim.

Pada lembar ke-8 berisi Sampel Kolom Bukti Transfer & Kolom Investor Baru.
Pada lembar ke-9 berisi Kolom Bukti Transfer & Kolom Investor Baru yang masih kosong.

Saya bolak balik baca brosur itu, tidak ada 1 hadits pun atau ayat Qur'an yang menjadi spirit bersedekah. Hanya saya melihat beberapa kata ALLAH (menggunakan huruf besar), dan dari semua kata ALLAH dengan huruf besar ataupun kecil, tidak saya jumpai kata Allah swt. (subhanahu wa ta'ala)
Sebetulnya banyak kepincangan dari isi brosur itu baik dari segi kalimat dan juga penulisan, terutama penggunaan huruf yang kurang enak dilihat. Ini sangatlah berbeda dengan brosur-brosur lain yang pernah saya dapatkan.

Mirisnya, brosur ini bukan milik saya, tapi milik majikan saya yang menyuruh saya untuk mengetik ulang supaya tulisannya yang sudah kurang jelas dapat dibaca dengan baik. Dan rencananya brosurnya itu akan kembali disebarkan di berbagai tempat dan dibagikan ke orang-orang.

Akhirnya saya berkesimpulan bahwa ini adalah PENIPUAN HARAPAN.
Memang tidak ada yang dirugikan, akan tetapi brosur ini memicu harapan kosong dengan impian menjadi kaya raya hanya bersedekah yang totalnya Rp. 80.000,- dan transfer itu justru ditujukan pada orang yang entah kita kenal ataupun tidak sama sekali.
Sedekah yang kita lakukan (berikan) harus tepat sasaran. Misalnya fakir, miskin, anak yatim atau membantu pendidikan anak yang tidak mampu. Dan saya memiliki keyakinan kuat, seorang fakir miskin tidak memiliki sebuah nomor di rekening di bank manapun, bahkan kalau saya boleh menduga, kaum fakir miskin hanya memiliki rekening hutang pada tetangga kanan kiri, warung dan lainnya.
Padahal dalam bersedekah, kita harus ikhlas karena Allah semata, tanpa mengharapkan balasan apapun kecuali kebaikan dikemudian hari (dunia & akhirat). Yang kita inginkan dalam niatan bersedekah yaitu membersihkan harta kita dari segala bentuk "kotoran dunia".

Selain cuma nama Ust. Yusuf Mansur, tidak ada lagi sumber kontak lain.
Ingatlah saudaraku, bahwa Allah swt tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaumnya yang merubah sendiri.
Alangkah baiknya bersedekah pada keluarga terdekat, karena selain kita beramal, juga bisa bersilaturrahim.
Jangan terburu-buru terpikat apa lagi terbuai janji sebuah ajakan tanpa kita mengetahui sumbernya, rujukannya, keabsahannya dan hal lain yang dapat menjadikannya LEGAL dimata agama dan juga hukum.

Saya lampirkan beberapa hadits yang saya copas dari berbagai sumber di Mbah Google tentang keutamaan sedekah bagi keluarga, kerabat & orang terdekat.

Satu dinar yang engkau keluarkan di jalan Allah, lalu satu dinar yang engkau keluarkan untuk memerdekakan seorang budak, lalu satu dinar yang engkau yang engkau keluarkan untuk satu orang miskin, dibandingkan dengan satu dinar yang engkau nafkahkan untuk keluargamu maka pahalanya lebih besar (dari amalan kebaikan yang disebutkan tadi, -pen).” (HR. Muslim no. 995).

Harta yang dikeluarkan sebagai makanan untukmu dinilai sebagai sedekah untukmu. Begitu pula makanan yang engkau beri pada anakmu, itu pun dinilai sedekah. Begitu juga makanan yang engkau beri pada istrimu, itu pun bernilai sedekah untukmu. Juga makanan yang engkau beri pada pembantumu, itu juga termasuk sedekah.” (HR. Ahmad 4: 131)

“Hendaklah kamu berbuat baik kepada ibumu kemudian ibumu sekali lagi ibumu, kemudian bapakmu kemudian orang orang yang terdekat dan terdekat.” (HR Bukhari).

Mungkin itulah yang bisa saya sampaikan. Mohon maaf atas segala kekurangan.
Semua kebenaran hanya milik Allah swt.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

11 komentar:

  1. Kebetulan tadi pagi saya mendapatkan lembaran fotocopy tersebut, yg memberikan berpesan kalau sudah dibaca jangan dibuang lebih baik kasih ke kka, orang tua ataupun ketetangga.
    saya juga tidak tau maksudnya apa, sampe akhirnya saya pulang dan membacanya dengan teliti. sebenernya itu sama sekali tidak meyakinkan, soalnya bayak hal kaya gitu diinternet. itu mah cuma saling transfer n timbal balik doanq.

    buaya mau dikadalin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mas. jadi orang jangan sotau. blm mencoba dan blm liat hasilnya udah merendahkan orang. dari fotonya aja masih labil. -_- susah sih neranginnya juga klo anda sendiri blm cukup umur untuk mengerti soal ini :) bila anda tidak ikhlas,tidak usah di ikuti :) jgn cuma merendahkan orang. klo semua orang ikutan.otomatis semua kebantu. klo semua orang sama kaya anda. yang ada pola pikir anda mentok di situ2 aja :)

      Hapus
  2. Terima kasih atas semua yang dipaparkan oleh Mang Iping di Blog ini. setelah saya membaca dan mendapat pencerahan dari Mang Iping saya semakin yakin,bahwa bersedekah itu harus ikhlas tampa mengharapkan sesuatu apapun darinya kecuali kebaikan diakhir zaman nanti. Saya salut ma Mang Iping dari mulai salam dan tulisan pada brousur tersebut di dianalisa secara detil. Hanyalah orang-orang yang bodoh yang bisa mempercayai brousur tersebut. benar kata Bang Haji Rhoma "Dikasih mata tapi tak melihat dikasih telinga tapi tak menendengar". salam kenal buat Mang Iping. Sukses selalu semoga Allah SWT memberikan suatu petunjuk terhadap kepada orang-orang yang selalu berbuat baik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perkenalkan nama saya Agus Mardi Utomo.
      Saya Bapak dari 2 orang anak, bekerja sebagai buruh upahan, dengan kata lain pekerjaan saya KULI BANGUNAN. Pertama mendapatkan brosurnya saya tidak percaya, tetapi setelah saya baca berulang-ulang kali, ternyata intinya adalah saling Tolong Menolong.
      2 bulan saya kumpulin dana supaya bisa buka rekening, maklum penghasilan saya sebagai kuli bangunan hanya 25.000/hari belum untuk makan dan kebutuhan lainnya, itupun bila ada ada yang menyuruh.
      Setelah punya uang 300 ribu selama 2 bulan, saya buka rekening dan dapat kartu ATM.
      Saat transfer ke 4 nama di brosur tersebut saya bingung karena belum pernah pakai kartu ATM akhirnya satpam Bank yang mengajarkan saya.
      Alhamdulillah.., walaupun belum ada 1 juta, ternyata ini benar bukan bohong, ternyata saya tidak tertipu seperti dugaan saya sebelumnya.
      Ingin sekali bahagiakan orang tua, membuatkan gubuk untuk mereka, supaya tidak mengontrak lagi, tapi apalah daya penghasilan seorang Kuli Bangunan yang pas-pasan, untuk menyambung nyawa saja sudah alhamdulillah.
      Ingin meminta bantuan pada siapa..?
      ingin buka usaha gak punya modal, gak ada barang yang bisa di gadaikan..? motor gak punya, cuma ada sepeda ontel usang. Rumah gak punya, sekarang pun masih numpang di tempat orang.
      Sudah kenyang dengan nasehat dari orang-orang, tapi hanya nasehat tanpa sedikitpun menolong. Di luar sana, banyak orang yang punya mata, tetapi tetangganya, sahabatnya, saudaranya SUSAH, pura-pura buta. MEMANG KALAU ORANG KIKIR LIHAI DALAM BICARA.
      Semoga program ini bisa bermanfaat untuk banyak orang. amin.
      Untuk sahabat yang ingin mendapatkan brosurnya, silahkan kirim : NAMA + ALAMAT LENGKAP + KODE POS. ke : 083867918000. Insyaallah brosur saya kirimkan secepatnya.
      Trimakasih, Salam.

      Hapus
  3. Ingin selesaikan kuliah sambil berusaha jujur klik the miracle of giving net http://alphayankee.netne.net , atau dapatkan komisi langsung http://giving.100webspace.net dan jula-jula online pribadi atau satu kantor atau satu arisan sekampung http://1k.100webspace.net

    BalasHapus
  4. ajak teman anda untuk mendownload link ini

    http://investasisedekaah.blogspot.com/2013/09/datang-dengan-mengunujngi-blog-ini.html

    berbagi itu indah

    BalasHapus
  5. mampirr minum dulu ah.. q do'akan semua slamet sampe tujuann

    "hanya mampir minum"

    BalasHapus
  6. saya setuju dengan artikel di atas, program itu sudah ada sejak saya masih SD, cuma nama dan keterangannya saja yang beda.. tujuannya tetap sama.. memperkaya level yang paling atas

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  8. Perkenalkan nama saya Agus Mardi Utomo.
    Saya Bapak dari 2 orang anak, bekerja sebagai buruh upahan, dengan kata lain pekerjaan saya KULI BANGUNAN. Pertama mendapatkan brosurnya saya tidak percaya, tetapi setelah saya baca berulang-ulang kali, ternyata intinya adalah saling Tolong Menolong.
    2 bulan saya kumpulin dana supaya bisa buka rekening, maklum penghasilan saya sebagai kuli bangunan hanya 25.000/hari belum untuk makan dan kebutuhan lainnya, itupun bila ada ada yang menyuruh.
    Setelah punya uang 300 ribu selama 2 bulan, saya buka rekening dan dapat kartu ATM.
    Saat transfer ke 4 nama di brosur tersebut saya bingung karena belum pernah pakai kartu ATM akhirnya satpam Bank yang mengajarkan saya.
    Alhamdulillah.., walaupun belum ada 1 juta, ternyata ini benar bukan bohong, ternyata saya tidak tertipu seperti dugaan saya sebelumnya.
    Ingin sekali bahagiakan orang tua, membuatkan gubuk untuk mereka, supaya tidak mengontrak lagi, tapi apalah daya penghasilan seorang Kuli Bangunan yang pas-pasan, untuk menyambung nyawa saja sudah alhamdulillah.
    Ingin meminta bantuan pada siapa..?
    ingin buka usaha gak punya modal, gak ada barang yang bisa di gadaikan..? motor gak punya, cuma ada sepeda ontel usang. Rumah gak punya, sekarang pun masih numpang di tempat orang.
    Sudah kenyang dengan nasehat dari orang-orang, tapi hanya nasehat tanpa sedikitpun menolong. Di luar sana, banyak orang yang punya mata, tetapi tetangganya, sahabatnya, saudaranya SUSAH, pura-pura buta. MEMANG KALAU ORANG KIKIR LIHAI DALAM BICARA.
    Semoga program ini bisa bermanfaat untuk banyak orang. amin.
    Untuk sahabat yang ingin mendapatkan brosurnya, silahkan kirim : NAMA + ALAMAT LENGKAP + KODE POS. ke : 083867918000. Insyaallah brosur saya kirimkan secepatnya.
    Trimakasih, Salam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mas ajuz dah kaya??? se kaya apa sekrang??? dh dapet berapa juta dari program itu??? eh maksudnya dah dapat sedekahan berapa juta???
      maaf mas cuma pengen tau aja,,..

      Hapus