Tampilkan postingan dengan label Muhammad SAW. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muhammad SAW. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 September 2012

Innocence of Muslim & Konspirasi Zionis

Tulisan ini diambil dari twitter @m_iping yang telah dichirpstorykan : http://chirpstory.com/li/22936
  • Musuh Islam itu tidak akan berhenti memusuhi Islam dengan berbagai cara. Baik dengan membantai sampai hal yang tidak tampak (tipu muslihat).
  • Film Innocence of Moslem salah satu cara untuk memperlihatkan bagaimana mereka sangat membenci Islam. Juga film propaganda Anti-Islam lain.
  • Kemunculan film Anti-Islam ini yang berbudget rendah dengan kru/pemain yang kurang dari 100 orang ini "sengaja" dimunculkan di moment 11/9.
  • Dengan demikian, ini satu provokasi kepada manusia untuk Anti-Islam lewat film Innocence of Moslem dan momen 11/9. Ini bukanlah kebetulan.
  • Kalau kita tengok sejarah pada saat kejadian 11/9, mengapa Yahudi meninggalkan WTC sebelum terjadi penabrakan pesawat? Mengapa Bush cuek?
  • Sebelumnya Al-Qaeda sudah memperingatkan bahwa mereka akan menyerang Amerika dan memang terjadi 3 minggu kemudian WTC dihancurkan 2 pesawat.
  • Menerima ancaman ini Bush Jr. malah cuek dan menganggap ini hanya sekedar gertakan saja, padahal petinggi yang lain sudah was-was soal ini.
  • Sepertinya momen demi momen kehancuran Amerika sudah semakin tampak, dan biang keroknya tidak lain dan tidak bukan yaitu para Zionis Yahudi.
  • Umat Kristen harus memahami hal ini dan harus membuka diri serta menghilangkan kebencian terhadap Islam/Muslim, karena musuh kita sama.
  • Betapa Zionis Yahudi telah mengobok-obok Nashrani dengan memecah belah menjadi 2 kubu, padahal Yesus/Isa as. hanya membawa 1 syariat saja.
  • Kini Zionis Yahudi menggiring Nashrani/Kristen utk sama-sama membenci dan memusuhi Islam/Muslim. Kristen hanya jadi pion kepentingan Zionis.
  • Maka, beruntunglah umat Nashrani yang masih memegang teguh ajaran Isa as./Yesus dan tidak ikut dalam arus konspirasi para Zionis Yahudi.
  • Pernahkah menelaah sejarah perang/permusuhan antara Islam - Kristen? Apakah ada campur tangan Zionis Yahudi disitu? Sepertinya hal itu ada.
  • Beberapa orang Zionis Yahudi terpilih menyusup ke Kristen, termasuk Samuel Zwekeblinger atau apalah (lupa tuh namanya kalau sudah muak).
  • Si Samuel ini berhasil membakar semangat umat Nashrani untuk membenci Islam. Tapi ketika sebelum kematiannya, dia minta diurus cara Yahudi.
  • Begitupun Islam. Zionis Yahudi berani mengeluarkan dana besar untuk membentuk cabang/aliran/faham dlm Islam dgn tujuan menghancurkan Islam.
  • Jadi, gak perlu mencari siapa biang kehancuran dunia ini, karena semua jelas. Ayo Kristen, bukalah mata kalian. Zionis Yahudi lah musuhmu.
  • Buat Muslim, kembalilah kepada Al-Qur'an dan Hadits, jadikanlah penuntun hidup. Buat Nashrani, kembalilah pada syariat yang dibawa Isa as.
  • Hampir seluruh muslim di 5 Benua mengutuk film Innocence of Moslem. Dan memang hal ini yang diharapkan dibalik maksud film Anti Islam ini.
  • Pembuat film ini berharap islam (aparat) dengan islam (demonstran) bentrok dan "menghasilkan" korban sebagai "ongkos" pengganti biaya film.
  • Zionis Yahudi siap menggelontorkan dana sebesar mungkin demi cita-cita New World Order-nya tercapai. Dan Islam penghalang/musuh terbesarnya.
  • Film Innocence of Moslem yg berbudget rendah adalah sebagai umpan utk menghasilkan korban muslim yg banyak, baik dari aparat atau demostran.
  • Bagi demonstran, membela kehormatan Islam sampai mati pun menjadi kebanggaan, karena ini masalah prinsip dan keyakinan. Jihad fi sabilillah.
  • Bagi aparat keamanan, kalau mati dlm konflik ini paling naik pangkat dan uang pensiun, tapi jawaban apa yg diberikan kepada munkar wa nakir?
  • Zionis Yahudi tidak akan selesai membuat kerusakan di muka bumi ini, karena itulah gambaran mereka dalam Al-Qur'an, sampai muncullah Dajjal.
  • Apakah yg diperbuat oleh Zionis Yahudi utk penyambutan Dajjal? Bisa jadi demikian, karena dalam cita-cita New World Order, Dajjal tujuannya.
  • Dalam sebuah piramida yang disebut The Golden Triangle, Dajjal menempati urutan 1 dari 13 tingkat yang diurutkan dalam tahapan piramida tsb.
  • Urutan 1 (paling atas) ditandai dengan gambar/simbol sebuah mata. Dan itulah tujuan akhirnya. Simbol itu tentunya tidak mungkin tuhan.
  • Dan diurutan paling bawah, yaitu urutan 13 adalah kawasan pertikaian dan pembantaian. Semua manusia mereka tempatkan ditingkat paling bawah.
  • Setiap terjd hiruk pikuk terutama masalah agama, disitulah para Zionis berperan dan ikut memperkeruh suasana dgn menempatkan oknum bayaran.
  • Kerugian misi Zionis yaitu apabila dlm bentrokan tidak terjadi korban, atau setidaknya kerusakan permanen. Ada korban/kerusakan = ada uang.
  • Kenapa harus ada pertikaian? Karena dalam Protokol of Zion ada yang namanya Conflict Structure dan itu "wajib" diciptakan atau dikondisikan.
  • Untuk memuluskan penciptaan atau pengkondisian budaya konflik ini, Zionis menguasai separuh media di seluruh dunia sebagai ajang propaganda.
  • Selain dengan media, Zionis juga membiayai berbagai propaganda lain termasuk mensponsori pembuatan film atau peraga yang menyulut konflik.
  • Hal lain yg diciptakan Zionis adalah pembentukan faham/isme dalam lingkup keyakinan dan prinsip kenegaraan dgn menciptakan sistem yg korup.
  • Faham/isme juga dibentuk dalam lingkup keyakinan sehingga lahir Sekularisme, Pluralisme & Liberalisme agama, dan menjauhkan sense agamanya.
  • Protes bisa dilakukan dgn berbagai cara. Dengan tulisan dan tindakan nyata. Protes itu WAJIB bila dasarnya benar, karena itulah HARGA DIRI.
  • Ada baiknya dalam unjuk rasa nanti, harusnya polisi muslim juga terlibat, untuk mengamankan peserta demonstran dari penyusup dan provokator.
  • Polisi gak perlu gengsi utk memperlihatkan jati dirinya sebagai seorang muslim. Untuk apa jabatan di dunia kalau di akhirat menjadi terhina.
  • Iblis dikutuk dan diusir karena kesombongannya. Tapi iblis tidak pernah menghina. Kalau ada manusia yang menghina, pasti lebih dari IBLIS.
  • Carilah satu ayat saja dalam Al-Qur'an atau dalam hadits bahwa Iblis kerjanya sebagai penghina, yang ada sebagai provokator ke arah dosa.
  • Jadi kalau polisi dan demonstran bersinergis satu tujuan, anarkisme tidak akan terjadi. Jadi bisa sama-sama menjaga visi & misi aksi.
  • Yang harus ditangkap yaitu para penyusup dan provokator. Bisa jadi mereka adalah oknum/agen bayaran yang ditugaskan memperkeruh suasana.
  • Bayaran itu akan diterima setelah tujuan rusuh tercapai, dan akan ada bonus apabila kejadian rusuh itu menjadi berita utama di surat kabar.
  • Biasanya oknum/agen bayaran itu hanya akan memprovokasi. Mereka memiliki tanda khusus, dan umumnya ditempatkan di 5 titik kerumunan aksi.
  • Bonus pribadi juga akan diterima ketika sosoknya tertangkap lensa kamera saat melakukan aksi perusakannya dan terpampang di surat kabar.
  • Sebetulnya banyak polisi juga yang mendukung perjuangan para pengunjuk rasa apabila tuntutannya benar, namun tugas lah yang mengikatnya.
  • Jadi alangkah indahnya apabila polisi dan demonstran bekerjasama melaksanakan dan mengamankan aksi damai dari tangan penyusup & provokator.
  • Jujur saja, ini tidaklah sulit apabila ada kesepahaman dan saling terbuka. Karena selama ini terlihat kedua pihak selalu saling curiga.
  • Sadarilah bahwa budaya konflik ini cara Zionis Yahudi untuk tersenyum. Dan kita hanya jadi tumbal tujuan Zionis menuju New World Order.
  • Tadi siang saya baca artikel bahwa Kristen Koptik juga mengecam pembuatan film Innocence of Moslem. Dan justru pembuatnya juga dari Koptik.
  • Lucunya, pembuat film ini asal Mesir, dan ternyata yang mengunduh (alih bahasa) justru orang Mesir juga. Ini terlihat jelas sebuah rekayasa.
  • Faktanya, Islam dan Koptik di Mesir justru hubungannya sangat baik. Sudah tidak diragukan lagi, ini ulah Zionis lewat konspirasi murahannya.
  • Bila Timur Tengah memanas, ini akan memberi kesempatan Amriki untuk mendatangkan pasukannya dan menempatkannya di daerah konflik tersebut.
  • Jadi, Innocence of Moslem sebuah sarana Teroris Amriki memuluskan tujuan Zionis untuk menghancurkan dunia yang pusatnya di Timur tengah.
  • Dipilihnya Timur Tengah (Jazirah Arab), karena disitulah peradaban Islam dimulai. Jadi, Zionis memperalat Amriki untuk menghancurkannya.
  • Wajarkah umat Islam PROTES KERAS ketika Rosululloh dihina? Jawabannya WAJIB. Tidaklah beriman seorang muslim yg tidak mencintai Rosululloh.
  • Sky News menyatakan bahwa film Innocence of Moslems adalah sebuah film Anti-Islam dan dirancang untuk membuat marah umat Muslim.
  • Menurut kantor berita Reuteurs, trailer film IoM ini menggambarkan sosok Rosululloh sebagai orang bodoh, hidung belang dan penipu agama.
  • NBC juga menulis bahwa dalam film ini, Rosululloh digambarkan sebagai seorang casanova, homoseksual dan pelaku pelecehan anak.
  • Penistaan & penghinaan terhadap Nabi SAW, merupakan penghinaan terhadap Islam. Adakah Muslim yang bodoh yang tidak merasa terhina? *think
  • Sungguh seorang muslim bodoh yg tdk marah apabila Nabinya sebagai sosok teladan dan panutan, dilecehkan dengan kejamnya. MUSLIM, BANGKITLAH.
  • Jadi, tidak ada kata lain bagi seorang muslim utk membela kehormatan Alloh swt., Muhammad saw., Al-Qur'an & Islam dengan JIHAD FISABILILLAH.
  • Buat Polisi & Demonstran yg terluka, semoga lekas sembuh. Demonstran yang ditahan semoga cepat dibebaskan. TANGKAP OKNUM BIANG KEROK RUSUH.
  • Serapat-rapatnya bangkai itu ditutupi, busuknya akan tercium juga. Zionis emang gak punya nyali, karena Islam masih masih berjaya. Sekian :)
  • Mantep nih yang mention ngirim gambar. Kalau dibantai Hitler semua, kita gak tau kelakuan Zionis Yahudi.


Sebagai pembanding supaya berimbang, lihat juga http://id.wikipedia.org/wiki/Innocence_of_Muslims

Jumat, 03 Agustus 2012

Demi Islam, Aku Rela Jadi Warga Negara Kelas Dua


Katherine Bullock seorang perempuan berpikiran terbuka, dan toleran. Tak heran, ketika ia melihat Muslimah tengah berjalan di jalanan Kanada, ia merasa berempati.
Ia melihat Muslimah begitu tertindas. “Aku merasa sedih melihat mereka, seperti tertindas. Aku ingin bertanya kepada mereka, sebenarnya mengapa kalian harus memakai pakaian tertutup,” kenang Katherine.
Lantaran tak tahan lagi, ia dekati seorang Muslimah. Lalu ia bertanya apa yang ada dalam pikirannya. Saat mendengar jawabannya, Katherine spontan menangis.
Ia tidak menyangka, jawaban yang terlontar dari bibir perempuan berpakaian serba tertutup. “Mereka menjawab, kami melakukan ini karena Allah,” ungkapnya.
Tangisan Katherine lebih kepada rasa iba dengan nasib muslimah. Menurutnya, muslimah telah dibohongi sejak kecil. Mereka seharusnya tahu, apa yang dikenakannya merupakan cara jahat dalam memperlakukan perempuan. Tapi, yang membuat Katherine heran, mengapa Muslimah itu kelihatan bahagia dan tidak tertekan.
Tak hanya Muslimah, Katherine acapkali melihat pria Muslim di jalan-jalan Kanada. Ia merasa gemetar. Ia teringat, sekelompok pria muslim membakar patung Presiden Bush, mereka lalu meneriakan nama Tuhannya.
Yang aneh, ketika Katherine berbicara dengan salah seorang dari mereka, kesan yang didapatkannya,  pria muslim itu berpembawaan tenang, ramah dan jauh dari apa yang dibayangkannya.
“Sebenarnya, Tuhan mana yang mereka sembah. Saya telah membaca Alquran namun belum ada hal istimewa yang kudapatkan,” kenang dia.
Tak puas, Katherine membaca Alkitab. Namun, ia tidak begitu memahami esensi di dalamnya. Apalagi ketika berbicara soal surga. Alkitab menggambarkan surga berisi perawan perempuan. Ia bertanya dalam dirinya tentang hubungan antara perempuan dengan surga.
“Pikirku, tak heran perempuan begitu tertindas. Mereka menjadi objek. Alquran tidak pernah mengatakan hal itu. Apakah ada yang salah,” kata dia.
Begitu yakin dengan Islam, Katherine mencoba belajar shalat. Tiba-tiba, ada muslimah datang menjadi makmum Katherine. Tak kuasa menahan tangis, ia mencoba fokus berdoa kepada Tuhan. “Ya Tuhan, dari sekian agama yang saya pelajari, hanya Islam yang masuk akal. Saya percaya kepada Engkau,” kata dia.
Sembari membungkuk, kedua tangan Katherin menyentuh kedua lututnya. Ia berusaha keras meyakinkan dirinya.
“Ya, Allah tolong bantu aku agar menjadi Muslimah yang baik. Seorang Muslimah. Tapi Katty,  bagaimana mungkin kamu, seorang wanita kulit putih berpendidikan memilih agama yang menjadikan anda seorang perempuan warga negara kelas dua!” gumam dia dalam hati.
Pergulatan dalam diri Katherine belumlah usai. Ia sempat mengutarakan niatnya memeluk Islam kepada kerabat dan teman dekatnya di Kingston. Niatnya itu segera ditentang keras. Kembali pergulatan terjadi. “Inilah perjalanan awal saya,” kata dia.
Setiap hari, Katherine selalu termenung. Ia lihat langit penuh bintang. Ia bayangkan semesta alam berputar dalam pikirannya. Ia merasa terhubung dengan sesuatu yang Maha Besar. Tapi ia bertanya-tanya, apakah itu hanyalah halusinasi. Kemampuan berpikirnya meragukan hal itu.
Dalam pikirannya, ia bertanya mengapa manusia tidak bisa melihat Tuhan.  Pertanyaan lain, bagaimana bisa Tuhan mendengarkan milyaran orang berdoa, dan memberikan kehidupan kepada milyaran orang itu dalam hitungan detik. Seolah buntu, ia kembali mencoba untuk shalat. Ia lihat warna hijau sajadah barunya disela jemarinya. “Aku tidak menemukan kunci untuk memahami hal ini,” kata dia.
Ketika masih duduk dibangku kuliah, Katherine memiliki bayangan lengkap tentang dunia ini. Memasuki tahun ketiga dan keempat. Bayangan itu runtuh sudah. Ia masih ingat, ketika masih menjadi jamaah gereja. Ia melihat orang yang rajin ke gereja itu cenderung  kuno dan membosankan. Meninggalkan gereja, tak jua membuatnya bahagia.
Ia merasa membutuhkan Tuhan tapi tidak tahu bagaimana cara berkomunikasi dengannya. Setiap ia bertanya kepada gereja, jawaban yang ia dengar adalah dirinya adalah seorang yang berdosa karena mengabaikan Yesus. Lalu ia bertanya, lantas bagaimana dengan orang yang tidak mengenal Yesus apakah ia juga berdosa.
“Inilah yang aku alami. Aku kembali ke masa lalu, mencoba memperbaiki apa yang salah,” kata dia.
Setiap hari, Katherine menyesali sikapnya yang kurang setia kepada Tuhan. Namun, ia percaya Tuhan memaklumi apa yang ia lakukan. Ia kagum dengan kebesaran Tuhan yang tiada henti memberikannya rahmat meski dirinya seorang yang ingkar.
“Ya Tuhan, tunjukanlah jalan-Mu, dunia ini terlalu kompleks, tentu terlalu indah dan harmonis untuk melihat kehidupan dunia adalah sebuah kecelakaan atau hasil dari kekuatan evolusi,” kata dia dalam pikirannya.
Kali ini, kemampuan berpikir Katherine mengarahkan pencariannya kepada ilmu pengetahuan. Ia tahu, ilmu pengetahuan tidak pernah bertentangan dengan Islam. Tapi pikirannya yang nakal mencoba menguji seberapa akrab Islam dengan ilmu pengetahuan.
“Kadang, aku merasa kesal dengan daya imajinasi liar dalam pikiranku. Mungkin ini yang paling menentukan,” kata dia.
Pernah ia mendengar dialog dalam sebuah acara di radio. Dalam dialog itu melibatkan ahli fisika. Dengan fasih, ahli fisika itu menjelaskan bagaimana ilmu pengetahuan modern telah mencatat fenomena yang terjadi tidak masuk akal. Menurut ahli fisika itu, alam semesta dibangun oleh kecerdasan. “Saya baca lebih banyak, dan banyak lagi soal ini. Saya menemukan hanya antropolog gila yang percaya dengan teori evolusi. Kalau tidak, mungkin ia akan kehilangan pekerjaannya,” ungkapnya.
Kembali, imajinasi liar Katherine bermain. Menurutnya, jika seseorang memutuskan Allah itu ada, maka yang bersangkutan adalah seorang monoteis. Tapi ajaran Kristen juga bersifat moneteis. Lantas, mengapa banyak orang meninggalkannya. Bagi Katherine, pertanyaan ini sangat penting. “Tapi aku hanya tersenyum,” ucapnya.
Katherine telah mengetahui bahwa Alquran tidak bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Tidak seperti Alkitab yang seolah menolak ilmu pengetahuan. Dari kisah yang ia baca, ia banyak menemukan fakta ilmiah bertentangan dengan Alkitab.
Sebaliknya, fakta ilmiah tidak bertentangan dengan Alquran. Bahkan, Alquran dapat menjelaskan apa yang kini menjadi bahwa kajian ilmu pengetahuan. “Ini menakjubkan,” katanya kagum.
Seperti misal, papar Katherine, ada ayat dalam Alquran yang menjelaskan bagaimana air dari sungai yang mengalir kelautan tidak bercampur. Lalu ada ayat yang menjelaskan bagaimana orbit planet.
“Ini gila, bagaimana sebuah buku yang turun pada abad ke tujuh ini dapat menjelaskan semuanya. Bagaimana mungkin Muhammad SAW... tapi hatiku menolaknya,” papar dia.
Katherine mulai mendatangi kembali gereja. Ia temukan dirinya menangis disetiap pelayanan. Ia merasa kesulitan untuk memilih. Ia hanya mendapati hal tidak masuk akal. Sebut saja, konsep Trinitas, Yesus adalah anak Allah, menyembah Bunda Maria. Saat ditanyakan hal itu, gereja meminta dirinya untuk tidak melihat alasan dibalik konsep itu.
Ia tidak begitu saja menerima seruan itu. Ia gali lebih dalam fondasi ajaran Kristen. Semakin dalam ia mengeksplorasi,  ia temukan bahwa perayaan Paskah telah dilembagakan ratusan tahun setelah kematian Yesus. Selanjutnya, ia mengetahui bahwa Yesus tidak pernah menyebut dirinya Tuhan. Sementara, kabar Alkitab yang menyebutkan Yesus adalah Tuhan baru muncul 300 ratus tahun kemudian. “Aku sangat marah. Mengapa, gereja tidak memberitahukanku tentang masalah ini,” kata dia.
Begitu kesal, hingga Katherine kembali meyakini bahwa Muhammad SAW memang Rasul Allah. Ia yakin bahwa Alquran adalah firman Allah. Alquran memberitahunya bahwa Yesus adalah Rasul Allah. Alquran juga mengajarkannya untuk bersikap cerdas. Alquran mendorongnya untuk mencari kebenaran hakiki. “Lagi-lagi, aku kembali membungkuk. Aku berdoa cukup lama,” ucapnya.
Katherine kembali dilema, keputusannya menjadi muslimah, akan membawa dirinya menjadi warga negara kelas dua. Ia akan menghadapi rangkaian perlakuan diskriminatif. Ia pertanyakan keberanian dirinya untuk menghadapi hal itu. Ia pertanyakan pula, keberaniannya mengenakan jilbab.
Setiap hari, Katherine tak berhenti memikirkan maslaah itu. Dalam pikirannya, terbayang bagaimana ia mengalami cacian, olok-olok dan pandangan sinis. “Ayo Katty, kamu bisa. Meski anda sendirian,” ikata dia.
Satu malam, Katherine melalui masjid dengan suaminya.Setiap melihat bangunan itu, ia merasa begitu terikat. Ia merasa ingin masuk ke dalam bangunan itu. Hatinya bergejolak. Antara menjadi muslim atau tetap dengan mencari kebenaran lain. “Aku seolah berjudi, ketika pengurus masjid mempersilahkan masuk, maka aku akan melakukannya. Jika, tidak ada orang yang menyambut, maka aku akan mengucapkan dua kalimat syahadat di bawah pohon dekat masjid. Aku menunggu, menunggu, ternyata tidak ada pengurus yang datang,” kenang dia.
Kembali, Katherine melaksanakan shalat. Ia kembali mengangkat kedua tangannya. Ia lihat sajadah hijau diantara sela jemarinya. “Dalam doaku, Ya Tuhan, aku berada disini karena Anda. Aku percaya kepada Anda. Aku percaya Kerasulan Muhammad SAW. Aku tahu, keputusanku benar. Tolong berikan kekuatan kepada hati saya untuk menjadi muslimah. Aku ingin mengabdi kepada-Mu,” ungkapnya.
Usai shalat dan berdoa, Katherine tersenyum. “Aku berdiri,  melipat sejadah. Lalu, aku berbaring di sofa. Aku merasakan bebanku hilang. Alhamdulillah,” pungkas dia.

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID (Senin, 23 Juli 2012)